Ijazah Akbar Pagar Nusa Targetkan 700 Peserta

3 tahun ago admin 0

PAMEKASAN – Kegiatan pra Harlah ke-95 NU di Kabupaten Pamekasan tahun ini, Pagar Nusa Pamekasan akan menggelar ijazah akbar yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 April 2018 mendatang. Kegiatan ini akan ditempatkan di pondok pesantren Sumber Anom, Angsana, Palengaan.

Ijazah Akbar yang mengusung tema, “Merawat Tradisi, Mengasah Spiritual untuk Indonesia Jaya” ini, ditargetkan dengan jumlah peserta mencapai 700 orang.

M Khoiri, Sekretaris Panitia Ijazah Akbar, kepada NU Online Pamekasan mengatakan, peserta yang sudah registrasi ke panitia sudah mencapai 300 orang lebih sampai dengan hari Senin kemarin. Bahkan permintaan informasi tentang pelaksanaan ijazah terus bertambah dari masyarakat.

“Dari jumlah peserta yang sudah mendaftarkan diri, kemungkinan besar akan terus bertambah. Bahkan permintaan brosur dan formulir juga berasal dari luar Pamekasan seperti Sampang dan Sumenep,” terang Khoiri.

Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Madura ini menambahkan, kegiatan ini juga akan dihadiri langsung oleh Ketua Pengurus Pusat Pagar Nusa, KH Nabil Haroen. Adapun ijazah yang akan diberikan kepada peserta meliputi ilmu kekebalan, ilmu keselamatan, anti santet, kewibawaan dan pengasihan. Setiap peserta yang terdaftar, akan mendapatkan tasbih asma’, air asma’, piagam dan shack.

Sementara itu, Salman Al Farisi, Ketua Pagar Nusa Pamekasan mengatakan, kegiatan ijazah akbar sangat penting akhir-akhir ini karena banyaknya gangguan terhadap warga NU dan lembaga NU sendiri. Sehingga setiap warga harus bisa menjaga diri dari gangguan yang akan merusak keutuhan NU dan mengancam keselamatan warga NU.

Salman mengaca kepada beberapa kejadian yang menimpa kiai NU yang diserang secara fisik di Jawa Barat beberapa waktu lalu. Kejadian tersebut diharapkan menjadi pelajaran agar warga NU selalu waspada.

“Semoga ijazah ini menjadi media untuk semakin mempersolid warga NU dan menguatkan institusi NU,” ujar salah satu alumni Pendidikan Kader Penggerak NU ini.


Penulis : Ahnu
Editor : Taufiqurrahman