Diberitakan Dukung La Nyalla, Ini Klarifikasi Ketua Ansor Pamekasan
9 tahun ago admin 0
PAMEKASAN – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor (GP. Ansor) Pamekasan meluruskan pemberitaan bangsaonline.com (26/10/2017) yang dianggap memberikan dukungan politik kepada La Nyalla Mahmud Mattalitti.
“Jadi pada tanggal 24 Oktober 2017 saya di undangn oleh KH. Nasiruddin Abbas dalam acara dialog keluarga NU dengan Pak Lanyala. Pada acara itu saya didatangi wartawan, ditanyakan tentang bagaimana tanggapan Ansor terkait majunya beliau sebagai calon Gubernur. Saya jawab bahwa sebagai ketua Ansor Pamekasan saya mendukung niatan beliau untuk maju sebagai Calon Gubernur Jawa Timur,” tutur Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Madura (Unira) itu sesaat setelah memberikan materi pada Diklatsar ke-10 Banser di Desa Kramat, Tlanakan, Pamekasan, Jumat (27/10/2017).
Pernyataan itu bukan berarti diri memberikan dukungan secara politis, karena ia juga akan mendukung siapapun dan dari latar belakang manapun yang bermaksud mencalonkan dirinya sebagai calon Gubernur Jawa Timur sepanjang tujuannya untuk memajukan Rakyat Jawa Timur, apalagi sosok yang mencalonkan adalah orang yang visioner.
“Pada waktu wawancara, ada wartawan yang menegaskan bahwa berarti Ansor Pamekasan mendukung Pak Lanyalla? Saya jawab bahwa Ansor bukan partai politik. Jadi tidak bisa mendukung (secara politik). Sebagai Ketua sebuah Ormas, saya mendukung dan siap mensosialisakan ke seluruh anggota organisasi bahwa Pak Lanyalla mau nyalon Gubernur Jatim (sebagaimana kami juga sosialisasikan bahwa Gus Ipul juga akan nyalon bersama Mas Anas (Bupati Banyuwangi), karena itu merupakan kewenangan saya, bahwa akan dipilih atau tidak oleh anggota itu merupakan hak anggota saya,” paparnya.
Jadi, menurut owner Rumah Jahit K’Onk ini, sikapnya sudah jelas bahwa dirinya akan mendukung siapapun yang akan mencalonkan diri sebagai pemimpin di negeri ini, “karena itu akan memperbanyak alternatif pilihan bagi masyarakat. Bukan Dukungan secara politik sebagaimana yang ditafsirkan oleh sebagian masyarakat kita, karena Ansor bukan partai politik,” imbuh laki-laki yang akrab disapa Paong itu.
Mantan aktivis PMII Unira ini melanjutkan bahwa Ansor adalah Ormas yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan politik, walaupun anggota Ansor punya hak politik.
“Tapi sudah saya tegaskan dalam pernyataan saya dengan wartawan itu bahwa kewajiban kita hanya akan memaksimalkan koordinasi dan sosialisasi terhadap majunya beliau. Persoalan memilih itu dipasrahkan kepada masing-masing anggota karna itu bukan kewenangan saya. Itu adalah hak konstitusi dari setiap warga negara termasuk warga Ansor,” Paong menegaskan.
“Sudah saya tegaskan Ansor secara kelembagaan tidak berpolitik karena bukan partai politik. Ansor tidak pernah mendukung secara politik. Bahwa siapapun yang bertujuan untuk mencalonkan diri tentu kita dukung, masak orang mau mencalon tidak kita dukung,” pungkasnya.
Reporter: Ahnu
Editor:Yono

