LBMNU Pamekasan: “Banser Jaga Muslim Minoritas, Bukan Gereja”
8 tahun ago admin 0
PAMEKASAN – Pro kontra keikutsertaan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menjaga keamanan tempat ibadah non-muslim dalam perayaan hari besar keagamaannya, mendapat jawaban dari Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PCNU Pamekasan, Ustaz Fathor Rasyid.
Hal itu disampaikannya saat ia menjadi pembanding pada pelaksanaan Bedah Buku “Fikih Kebangsaan: Merajut Kebersamaan di Tengah Kebhinnekaan” di Aula Muslimat NU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95, Kamis (05/04/2017) pagi.
Menurutnya, memang secara kasat mata Banser menjaga gereja atau tempat ibadah lain, tapi pada hakikatnya organisasi paramiliter NU itu sedang menjaga saudara-saudara muslim yang hidup di daerah minoritas.
“Di Bali itu, setiap shalat Jumat, saudara-saudara umat Hindu itu jaga sandal para jamaah. Sampai shalat selesai,” tuturnya.
Jika saja Banser tidak meluangkan waktu untuk berpartisipasi menjaga tempat ibadah non-muslim, Ustaz Fathor melanjutkan, bisa saja umat Islam di daerah minoritas akan ditindas oleh non-muslim yang mayoritas.
Untuk diketahui, hari ini Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PCNU Pamekasan menggelar bedah buku yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Harlah NU yang ke-95. Hadir sebagai pembedah dalam kesempatan itu Ust. Muntaha, pengurus LBM PWNU Jawa Timur.
Antusiasme hadirin tampak dalam acara yang dimulai jam 08:30 itu. Hal ini terbukti dengan dibukanya pertanyaan sampai tiga termin meskipun waktu itu masih belum dianggap cukup oleh audien.
Reporter : Ahnu
Editor : Anam

