Radikalisme Menyasar Pelosok Desa Ansor Siap Jadi Benteng

9 tahun ago admin 0

PAMEKASAN – Gerakan Radikalisme kini tidak hanya berkembang di perkotaan, tapi sudah mulai menyasar desa-desa. Kondisi ini perlu diwaspadai agar masyarakat akar rumput tidak mudah dibawa arus bahkan menjadi korban.

Demikian pernyataan Fathorrahman, Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Pamekasan, pada acara buka beraama Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor di PP. Sekar Anom, Pegantenan, Pamekasan, Jumat sore (16/06/2017).

“Secara kuantitas mereka memang kecil, tapi gerakan mereka masif,” kata Paong, sapaan akrab Fathorrahman dalam sambutannya

Dosen Universitas Madura itu kemudian mencontohkan gerakan salah satu kelompok pengusung khilafah, “Dalam pengajian HTI, setiap hizbiyin (sebutan untuk anggota HTI) itu harus membawahi minimal 5 orang. Jika ada 20 hizbiyin, kan sudah seratus,” ungkapnya. “Jadi jangan remehkan jumlah yang kecil,” lanjutnya.

Untuk menandingi gerakan tersebut, Paong meminta semua tingkatan kepengurusan MDS Ansor untuk lebih menggalakkan kegiatan di kalangan bawah, khususnya kegiatan-kegiatan di tingkat Ranting.

“Ladang dakwah kita yang sebenarnya adalah masyarakat grassroot. Itu target kita. Bukan PAC, PC dan seterusnya,” pungkas laki-laki gempal yang pernah menjadi aktivis HTI itu.

Reporter : Ahnu
Editor     : Wiyono